Beberapa Jenis Pengolahan Air Agar Menjadi Bersih Kembali

Keadaan air di era globalisasi  semakin memprihatinkan, kotor, bau, dan tercemar virus serta bakteri berbahaya lainnya. Banyak hal yang dapat menyebabkan pencemaran air, termasuk pembuangan limbah tanpa pengolahan terlebih dahulu. Pada dasarnya teknologi pengolahan air saat ini sudah sangat maju. Ada berbagai teknologi yang dapat digunakan untuk memproduksi air minum dan air minum dan beberapa teknologi tersebut sudah banyak digunakan oleh perusahaan waste water treatment di Indonesia. Berikut ini akan dibahas secara singkat beberapa jenis pengolahan air yang biasa digunakan.

Filter pasir silika

Filter ini merupakan filter air pasir halus dengan berbagai jenis ukuran, cocok untuk kotoran objek  yang akan disaring oleh filter ini. Ukuran yang paling umum digunakan pada saringan pasir silika ini adalah 120 mesh. Filter ini digunakan untuk menyaring kotoran yang kasar hingga halus. Biasanya yang tersaring adalah lumpur, pasir, dedaunan atau kotoran yang berukuran cukup besar dan biasanya terlihat dengan mata telanjang.

Filter karbon aktif

Filter karbon aktif  adalah filter arang, bahan baku utama arang mungkin berbeda, tetapi untuk karbon aktif biasanya terbuat dari kayu , kelapa dan arang. Masing-masing bahan dasar tersebut memiliki fungsi tertentu. Kami biasanya menggunakan arang aktif yang terbuat dari  batok kelapa. Karbon aktif banyak digunakan untuk menyaring kotoran  berupa bau, warna, logam berat, klorin, amoniak yang berhubungan dengan bau pada air.

Filter Mangan

Filter  ketiga ini adalah filter yang digunakan ketika kita menjumpai air dengan masalah minyak di permukaan dan warna kuning di dalam air. Ada beberapa penyebab air menguning, tetapi sebagian besar masalah menguning terjadi karena air  mengandung kadar zat besi  tertentu. Warna kuning yang terjadi karena mengandung zat besi juga dapat digolongkan menjadi 2 jenis. Khususnya, warna kuning yang muncul setelah  oksidasi atau warna kuning yang muncul saat air meninggalkan sumber air. Biasanya yang ditemui kebanyakan orang adalah warna kuning yang muncul setelah pengendapan atau oksidasi air. Jika Anda mengalami masalah seperti itu, menggunakan filter jenis ini adalah yang paling tepat.

Water softener

Water softener adalah metode pengolahan air yang banyak digunakan oleh para pelaku industri sebagai salah satu standar untuk penggunaan  mesin boiler, chiller atau menara pendingin tertentu. Water softener digunakan untuk menyaring kandungan kapur pada air, sehingga air yang masuk ke boiler, evaporator dan cooling tower bebas dari kapur. Filter ini terdiri dari media yang kita sebut terpentin. Resin adalah media filter  kuning  kecil. Ada berbagai jenis resin dengan kegunaan masing-masing, tetapi apa yang akan kita bicarakan sekarang adalah apa yang kita sebut  resin kationik.

Resin kationik adalah resin atau pendukung yang digunakan untuk mempengaruhi pertukaran ion. Ion yang dipertukarkan oleh resin kationik adalah ion dalam air dari jenis kationik atau ionik. Resin bekerja sedemikian rupa sehingga kapur di dalam air dapat diubah menjadi bentuk kimia lain tanpa merusak mesin atau tanpa kerak.

Pengelolaan air limbah atau air yang sudah terkontaminasi wajib dilakukan oleh pihak yang melakukan kegiatan yang memiliki potensi pencemaran air seperti pabrik. Oleh sebab itu kontraktor bangunan atau pabrik juga harus memikirkan bagaimana membuat saluran pembuangan air yang benar.

Leave a Comment

Your email address will not be published.